STAFF AKADEMIK

Tenaga Pendidik dan Penunjang Kependidikan

Dalam rangka menciptakan lulusan yang berkompeten di bidang kefarmasian, tentunya Akademi Farmasi Toraja memiliki tenaga kependidikan yang siap memberikan pelayanan terbaik. Sejalan dengan perkembangan dunia kependidikan dan kebutuhan pengguna lulusan di bidang farmasi, kami memiliki beberapa kelompok keilmuan yang memiliki ciri khas dan karakteristik tersendiri.

 

KK FARMAKOLOGI-FARMASI KLINIK

Efektifitas dan Efikasi Penggunaan Obat

Kelompok Keilmuan Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik memiliki dua kelompok keilmuan, yaitu Farmakologi dan Farmasi Klinik. Farmakologi merupakan keilmuan yang berfokus pada observasi dan eksperimen efek obat, sementara Farmasi Klinik berfokus pada penerapan keilmuan Farmasi secara komprehensif di area pelayanan, seperti Rumah Sakit, Apotek, dan Puskesmas. Pembelajaran farmakologi di Akademi Farmasi Toraja secara umum dilakukan melalui kegiatan pembelajaran teori dan praktikum di laboratorium dengan komposisi waktu 40% teori dan 60% praktik. Pembelajaran tersebut difokuskan pada pengamatan efek obat pada berbagai sistem organ yang dilakukan secara bertahap pada beberapa semester. Pembelajaran ditujukan agar mahasiswa mampu memahami berbagai konsep terkait kerja dan nasib obat di dalam tubuh sebagai bekal dalam melakukan teknis pekerjaan kefarmasian.


Pembelajaran pada keilmuan Farmasi Klinik dilakukan melalui pembelajaran tatap muka dan praktik simulasi serta praktik kerja. Komposisi waktu yang diberikan dalam penguasaan pembelajaran Farmasi Klinik di Akademi Farmasi diatur dengan 40% teori, 20% simulasi, dan 40% praktik. Pembelajaran Keilmuan Farmasi Klinik selalu mengacu terhadap kebijakan, disertai dengan referensi-referensi berkesuaian yang terbaru. Kemajuan teknologi tentunya akan membawa perubahan terhadap tataran pelayanan pasien dan menjadi poin perhatian bagi Akademi Farmasi Toraja untuk senantiasa mengembangkan proses pembelajaran yang ada. Komposisi pembelajaran yang telah disusun ditujukan agar mahasiswa mampu menguasai konsep dasar keilmuan Farmasi Klinik secara menyeluruh sehingga dapat melakukan pelayanan kefarmasian berorientasi pada pasien secara optimal.

Tenaga Pendidik

APT. ESTHERINA ALLO PAYUNG, S.SI.,MAP.,M.FARM.KLIN.

Estherina Allo Payung, lahir di Makale, 19 Oktober 1972. Pendidikan Strata 1 diselesaikan pada tahun 1997 di Universitas Hasanuddin dengan judul penelitian “Identifikasi Senyawa Benzodiazepin secara Mikrokristal”,dan melanjutkan pendidikan profesi yang diselesaikan pada tahun 1998 di Universitas Hasanuddin dengan judul penelitian “Evaluasi Kualitas Pelayanan Kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Lakipadada Tahun 2010”. Pendidikan Strata 2 diselesaikan pada tahun 2015 di Universitas Surabaya dengan judul penelitian “Pengaruh Sensitivitas Antimikroba terhadap Outcome Therapy Pasien Pneumonia Komunitas RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2014”. Mulai bekerja di Apotek Rafa Farma pada tahun 1998 hingga sekarang, DIKTI pada tahun 2013 hingga sekarang. Sebagai Direktur di Akademi Farmasi Toraja dan pengampu mata kuliah Praktik Ilmu Resep, Perundang-undangan Kesehatan, Praktik Kerja Lapangan, Seminar Proposal, dan LTA. Mengikuti beberapa pelatihan, diantaranya “Pelatihan Farmasi Klinik” pada tahun 2006 di Yogyakarta, dan ‘Pekerti Dosen” pada tahun 2015 di Makale, Tana Toraja.

 

KK TEKNOLOGI FARMASI

Pengembangan Sediaan Farmasi

Era Industri merupakan suatu fenomena yang menjadi tolak ukur kemajuan dunia. Dalam rangka menghadapi kebutuhan masyarakat yang diperantarai oleh pergerakan zaman tersebut, maka dibutuhkan suatu kompetensi yang unggul. Pemahaman akan teknologi menjadi salah satu kunci dalam menghadapi dinamisasi zaman. Kelompok Keilmuan Teknologi Farmasi bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa mengenai dasar-dasar teknik dalam pembuatan sediaan farmasi, baik menggunakan metode konvensional hingga teknologi modern. Mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai teknologi yang ada dan mampu mengaplikasikannya dalam pekerjaan teknis kefarmasian, khususnya di areal Industri Farmasi. Perkembangan dunia industri farmasi yang begitu pesat tentunya membutuhkan sumber daya unggul yang mampu bekerja secara cepat dan tepat, maka pembelajaran pada berbagai kuliah dalam kelompok keilmuan ini diselenggarakan dengan kolaborasi bersama beberapa dosen praktisi industri untuk dapat membangun kualitas lulusan yang dapat siap terserap di bidang industri farmasi terkini.

Tenaga Pendidik

ELDI SORAYA CHOIRUNNISA, M.SI.

Eldi Soraya Choirunnisa, lahir di Bandung, 27 Juli 1994. Pendidikan Strata 1 diselesaikan pada tahun 2016 di Institut Teknologi Bandung dengan judul penelitian “Formulasi Adsorpsi Acemannan dalam Nanopartikel Kitosan untuk Sistem Penghantaran Rifampisin pada Tujuan Penggunaan Oral” dan melanjutkan Pendidikan Strata 2 di Institut Teknologi Bandung yang diselesaikan pada tahun 2017 dengan judul penelitian “Aplikasi Desain Box-Behnken Dalam Optimasi Formula Nanopartikel Lipid Termodifikasi Kitosan Acemannan sebagai Sistem Penghantaran Rifampisin”. Mulai bekerja di PT Cendo pada tahun 2017 hingga sekarang, dan sebagai tenaga pendidik untuk mata kuliah Teknologi Sediaan Steril dan Teknologi Sediaan Liquid dan Semi Solid di Akademi Farmasi Toraja pada tahun 2020 hingga sekarang. Mengikuti beberapa pelatihan, diantaranya “Asia integrated conference on life sciences (aicon)” di Kampus i3L Jakarta pada tahun 2019, “Global bio india (bioteknologi)” di New Delhi pada tahun 2019, dan “Webinar Discovery, Formulation, and Performance of Self-Emulsifying Drug Delivery Systems (SEDDS)” melalui website pada tahun 2020.

 

KK FARMASI BAHAN ALAM

Pengembangan Bahan Alam sebagai Bahan Baku Obat

Indonesia kaya akan keberagaman hayati, namun masih banyak yang belum dapat diolah dan dibudidayakan untuk menjadi potensi mandiri bangsa. Berbagai keragaman hayati tersebut, tersebar mulai dari Sabang hingga Marauke, dari daratan hingga bahari. Sumber Daya Alam yang melimpah seharusnya dapat menjadi dimanfaatkan semaksimal mungkin. Kelompok Keilmuan Farmasi Bahan Alam ditujukan untuk memperkenalkan pada mahasiswa terkait dengan potensi sumber daya alam, khususnya di Indonesia untuk dapat diolah menjadi sumber daya sediaan farmasi. Berbagai mata kuliah dalam keilmuan ini diharapkan dapat memberikan pengenalan dan pemahaman terkait dengan teknik pengolahan sumber daya alam menjadi bahan baku obat. Kolaborasi tingkat keilmuan secara lebih lanjut akan mampu memberikan pemahaman bagi mahasiswa terkait pembuatan sediaan obat berbahan dasar sumber daya alam.

Tenaga Pendidik

APT. FISSILMI KHANSA

Fissilmi Khansa, lahir di Ambon, 03 September 1995. Pendidikan Strata 1 diselesaikan pada tahun 2017 di Universitas Surabaya dengan judul penelitian “Validasi Metode Penetapan Kadar Timbal Pada Lipstik”, melanjutkan pendidikan profesi di Universitas Surabaya dan diselesaikan pada tahun 2019. Mulai bekerja pada tahun 2020 sebagai tenaga pendidik untuk mata kuliah Farmakognosi di Akademi Farmasi Toraja. Mengikuti beberapa pelatihan, diantaranya “Central Sterile Supply Departement (CSSD)” di RSUD Dr. Soetomo tahun 2018 dan “Quality by design di IndustriFarmasi”di Universitas Indonesia pada tahun 2019,

 

KK FARMAKOKIMIA

Analisis dan Pengembangan Bahan Baku Obat

Beragam senyawa kimia menjadi materi observasi dari beragam obat-obatan. Senyawa Kimia menjadi inti pembelajaran bagaimana obat dapat beraktivitas di dalam tubuh. Kelompok Keilmuan Farmakokimia bertujuan untuk memperkenalkan bagaimana hubungan antara beragam struktur senyawa terhadap efek yang dihasilkan, baik yang bersifat farmakologis maupun toksik. Dengan adanya beragam mata kuliah dari keilmuan ini, diharapkan mahasiswa mampu melakukan analisis terhadap beragam struktur senyawa obat dan mengobservasi aktivitasnya. Beragam metode analisis, baik secara kuantitatif dan kualitatif secara konvensional maupun modern merupakan keahlian dasar yang akan diberikan untuk menunjang kompetensi lulusan di bidang kefarmasian. Kelompok keilmuan ini akan dapat membantu mahasiswa untuk dapat melakukan metode analitis secara terstruktur dan komprehensif yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan teknis analisis, khususnya dalam bidang kimia farmasi.

Tenaga Pendidik

APT. ELSON IMPA

Elson Impa, lahir di Rantepao, 04 Agustus 1984. Pendidikan Strata 1 diselesaikan pada tahun 2007 di Universitas Hasanuddin dengan judul penelitian “Standardisasi Non Spesifik Minyak Sereh Wangi” dan melanjutkan pendidikan profesi di Universitas Hasanuddin dengan judul penelitian “Pembuatan Bromheksin Injeksi” yang diselesaikan pada tahun 2009. Melakukan penelitian “Coaching Klinik Farmasi” pada tahun 2017. Mulai bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara dari tahun 2010 hingga sekarang dan pada tahun 2010 mulai bekerja sebagai tenaga pengajar di Akademi Farmasi Toraja untuk mata kuliah Kimia Farmasi I dan Kimia Farmasi II hingga sekarang. Mengikuti beberapa pelatihan, diantaranya “Manajemen Puskesmas” pada tahun 2011 dan 2013 di Makassar, “Cara Distribusi Obat yang Benar” pada tahun 2019 di Makassar, dan “Penilai Jabatan Fungsional” tahun 2020 di Makassar.

 

KK MANAJEMEN

Pengembangan Keilmuan Manajemen Farmasi

Kelompok keilmuan manajemen farmasi merupakan kelompok keilmuan yang bergerak dalam pengaplikasian manajemen di bidang kefarmasian. Keilmuan manajemen mempunyai dampak yang luas dalam bidang kefarmasian, mulai dari aspek produksi, distribusi, dan pelayanan kefarmasian. Manajemen farmasi melihat berbagai aspek dalam setiap komponen kefarmasian, yaitu perencanaan bisnis, personel, sumber daya keuangan, sumber daya materi, operasional, pemasaran, dan berbagai aspek lainnya. Keilmuan ini menjadi satu komponen penting yang perlu dikuasai oleh seorang tenaga farmasi dalam bekerja.

Tenaga Pendidik

APT. TITI AFRIYANTI

Titi Afriyanti, lahir di Cirebon, 21 April 1993. Pendidikan Strata 1 diselesaikan pada tahun 2015 di Universitas Indonesia dengan judul penelitian “Uji Aktivitas Antidiabetes Garcinia mangostana” dan melanjutkan pendidikan profesi yang diselesaikan pada tahun 2016 di Universitas Indonesia. mulai bekerja di Nusantara Sehat (Puskesmas Rante Uma Kab. Toraja Utara) pada tahun 2016 hingga tahun 2018, pada tahun 2019 mulai bekerja di UPT Puskesmas Gunung Sari hingga sekarang. Bekerja sebagai tenaga pendidik untuk mata kuliah Fitokimia, Manajamen Farmasi dan Akuntansi, Perundang-undangan Kesehatan, Seminar Proposal dan Laporan Tugas Akhir di Akademi Farmasi Toraja pada tahun 2018 hingga sekarang. Mengikuti beberapa pelatihan, diantaranya “Pembekalan Militer Nusantara Sehat” di Pusdikkes Kodiklat TNI AD Jakarta Timur pada tahun 2016, “Latsar CPNS” di Pusdikmin Polri Bandung tahun 2019, dan “Pelatihan Jarak Jauh Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas” di e-Learning BPPK Ciloto tahun 2020.

 

KK HUMANIORA DAN PENGEMBANGAN ILTEK

Pengembangan Keilmuan Kemanusiaan dan Teknologi

Kelompok Keilmuan Humaniora dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan-Teknologi merupakan kelompok keilmuan yang berfokus pada pengembangan sisi kemanusiaan dari insan akademis aktif yang berada di kampus. Berbagai mata kuliah pada keilmuan ini ditujukan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki sisi kemanusiaan, membentuk pribadi yang kritis, tanggap, aktif, inovatif, dan solutif. Perlunya pembentukan pola pikir menjadi dasar keilmuan ini perlu digerakkan. Kontribusi seorang insan akademis tidak hanya berputar masalah kehandalan di bidang kognitif semata, melainkan perlunya keseimbangan di bidang afektif dan psikomotorik. Dengan adanya keilmuan ini, diharapkan Akademi Farmasi Toraja dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki keandalan pada keilmuan Farmasi, namun dapat membentuk pola pikir sebagai seorang insan akademis yang mampu menerapkan keilmuannya di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tenaga Pendidik

EDUARDUS RINTO,S.PD

Eduardus Rinto, lahir di Manggarai, 12 Oktober 1987. Pendidikan Tinggi Strata 1 diselesaikan pada tahun 2014 di Universitas Negeri Makassar. Mulai bekerja sebagai guru di SMP Katolik Makale, Tana Toraja, pada tahun 2014-2016, pada tahun 2016 bekerja sebagai guru di SMA Negeri 1 Tana Toraja dan bekerja sebagai tenaga pengajar untuk mata kuliah Kewarganegaraan dan Pancasila di Akademi Farmasi Toraja hingga sekarang.

 

STAFF PENUNJANG AKADEMIK

Staff Kami siap memberikan pelayanan terbaik

Staff kami siap memberikan pelayanan terbaik dalam menunjang mahasiswa untuk memperoleh pendidikan terbaik. Silahkan hubungi kami bila terdapat kendala dalam proses pembelajaran.

KALEB KURNIAWAN TODINGALLO PAYUNG,S.T.

Tenaga Penunjang

Kaleb Kurniawan Todingallo Payung, lahir di Makale, 21 Juli 1987. Pendidikan Strata 1 diselesaikan pada tahun 2011 di Universitas Hasanuddin dengan judul penelitian “Efektivitas Penggunaan FeO4 pada Proses Pencucian Batubara di PT. Kaltim Prima Coal. Mulai bekerja di PT Bank Danamon pada tahun 2012 hingga 2013, PT Duta Firza pada tahun 2013 hingga 2016, PT Blue Gas Indonesia pada tahun 2016 hingga 2018, dan sebagai Kepala Administrasi di Akademi Farmasi Toraja pada tahun 2012 hingga sekarang. Mengikuti pelatihan “Ahli K3 Umum, ISO 9001 : 2015, ISO 14001 : 2015” pada tahun 2017 di Yogyakarta

 
Kantor_edited.jpg

BERIKAN PESAN UNTUK STAFF KAMI

Masukan Anda, Tingkatkan Pelayanan Kami

 

(0423) 26321

Jl. Pongtiku, Rantelemo, Kecamatan Rantelemo, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan 92119, Indonesia

  • Google Places
  • Facebook
  • Instagram

©2020 by Akademi Farmasi Toraja. Proudly created with Wix.com